Pertanian
Perkebunan
Perikanan
Peternakan
Kehutanan
Pariwisata
Industri & Perdagangan
Pertambangan & Energi
Perbankan & Koperasi
 
Air Bersih
Tenaga Listrik
Transportasi & Komunikasi
Pengairan
Sarana Perhubungan
 
Agama
Pendidikan
Kesehatan
Pradilan dan Kriminalitas
Sosial Lainya
Transmigrasi
Ketenagakerjaan
Perumahan
 
BAGAN SIAPIAPI
Hujan Ringan
Cuaca : Hujan Ringan
Suhu : 23 - 35 °C
Kelembapan : 49 - 98 %
Kecepatan Angin : 18 (km/jam)
Arah Angin : Selatan
SKPD Dilarang Angkat Honorer
Sabtu, 23 Maret 2013 | Dituliskan di kategori: Berita | Dibaca 2620 kali
Ditulis Oleh : Administrator
BAGANSIAPI-API - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rohil menyebarkan surat dari Mendagri ke semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) termasuk ke kantor kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Rohil. Surat dari Mendagri Nomor : B14.1/169/SJ/2013 tersebut berisikan larangan pengangkatan tenaga honorer maupun sejenisnya yang ditujukan kepada semua kabupaten dan kota.

‘’Berdasarkan surat edaran itu, di tahun ini tidak ada lagi pengangkataan tenaga honorer maupun sejenisnya. Surat edaran itu, sudah kita sebarkan ke semua SKPD. Termasuk telah disebarkan ke semua kecamatan. Dari kecamatan itu turut disampaikan ke tingkat kelurahan dan kepenghuluan. Bahkan, surat edaran Mendagri itu turut disampaikan ke semua Unit Pelaksana Tenis Dinas (UPTD) di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Rohil ini,’’ kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rohil Roy Azlan yang ditemui Riau Pos, Selasa (19/3) di Bagansiapi-api.

Menjawab Riau Pos, Roy Azlan menjelaskan, di Kabupaten Rohil sendiri setidaknya telah memiliki sekitar 3.000 tenaga honorer yang diikat dengan sistim kontrak dengan bidang tenaga teknis maupun administrasi. ‘’Angka itu belum termasuk tenaga kontrak dari kalangan guru dan tenaga kesehatan. ‘’Kinerja tenaga kontrak ini setiap tahunnya terus dievaluasi. Kalau hasil evaluasinya cukup bagus, maka kontraknya bisa diperpanjang oleh masing-masing SKPD yang ada di wilayah Kabupaten Rohil. Kegiatan evaluasi itu sendiri, meliputi masalah displin maupun kinerja lainnya,’’ kata Roy Azlan.

Selain itu, tambah Roy Azlan, pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS sudah tidak berlaku lagi sejak 2005 lalu. ‘’Jadi, kalau tenaga kontrak itu mau menjadi CPNS ya harus ikut jalur resmi. Yakni ikut mendaftarkan diri pada saat pelaksanaan penerimaan CPNS di buka. Untuk saat ini, kita sendiri belum mendapatkan gambaran secara terperinci, kapan waktu penerimaan CPNS itu dilakukan. Karena, penerimaan CPNS itu sudah merupakan kewenangan dari pusat. Makanya, kita tunggu saja informasi dari pusat,’’ kata Roy Azlan.
(adv/a)



Sumber : http://www.riaupos.co/daerah.php?act=full&id=4265&kat=7#.UU0m_Te-a2s

[ Kembali ]
 
Arsip »»
• 25/08/2016 Ketua PGRI Rohil Usul Eks Kampus IPDN Jadi Politeknik.....
• 24/08/2016 Lantik Direksi PD Sarana Pembangunan, Bupati Rohil: Banyak Potensi yang Bisa Dikembangkan.....
• 23/08/2016 Pemkab Rohil Siap Jalankan IT Terintegrasi.....
• 22/08/2016 Plt Sekda: Pemkab Rohil Fokus Benahi Pelayanan Publik.....
• 21/08/2016 Antisipasi Karlahut, Pemkab Rohil Persiapkan Operasi Yustisi.....
• 20/08/2016 Berkah, HUT RI ke-71, 301 Napi di Rohil Terima Remisi.....
• 19/08/2016 174 CJH Rohil Berangkat ke Batam Via Pelabuhan Dumai.....
• 18/08/2016 Pemkab Rohil Benahi Berbagai Infrastruktur untuk Tingkatkan Pelayanan Publik.....
• 17/08/2016 Pemkab Rohil Siap Menjadi Pemasok Air bagi 3 Daerah di Riau.....
• 16/08/2016 Wabup Rohil: SOTK Baru, Kemungkinan 7 atau 8 Dinas Dileburkan.....
Arsip Lengkap »
 
     
Free backlink [Valid RSS]