Pertanian
Perkebunan
Perikanan
Peternakan
Kehutanan
Pariwisata
Industri & Perdagangan
Pertambangan & Energi
Perbankan & Koperasi
 
Air Bersih
Tenaga Listrik
Transportasi & Komunikasi
Pengairan
Sarana Perhubungan
 
Agama
Pendidikan
Kesehatan
Peradilan dan Kriminalitas
Sosial Lainya
Transmigrasi
Ketenagakerjaan
Perumahan
Kependudukan
 
BAGAN SIAPIAPI
Hujan Ringan
Cuaca : Hujan Ringan
Suhu : 23 - 34 °C
Kelembapan : 47 - 98 %
Kecepatan Angin : 16 (km/jam)
Arah Angin : Utara
Prospek Ekonomi

Pembangunan ekonomi Rokan Hilir masih berhadapan pada sejumlah tantangan akibat pengaruh dari dinamika lingkungan internal maupun lingkungan eksternal perekonomian nasional dan global yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir mau pun akan datang. Beragam tantangan dimaksud perlu disikapi secara arif dan komprehensif serta dengan langkah-langkah yang lebih nyata. Sejumlah tantangan dan prospek yang akan dihadapi antara lain adalah:

  1. Percepatan pertumbuhan ekonomi akan terus dipacu dengan mengembangkan pertumbuhan yang lebih berimbang, yang bertumpu pada peran investasi dan ekspor non migas. Sebagai  gambaran sektor ekonomi  yang paling berperan dalam perekonomian di Kabupaten Rokan Hilir adalah migas, untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, stabilitas ekonomi makro yang terjaga, dan pembenahan yang sungguh-sungguh pada sektor riil, diharapkan dapat mendorong peningkatan investasi dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas dengan fokus utama untuk menurunkan tingkat pengangguran dan kemiskinan. Dalam hal ini diperlukan strategi kebijakan yang tepat dengan menempatkan prioritas pengembangan pada sektor-sektor yang mempunyai efek pengganda tinggi dalam menciptakan kesempatan kerja.
  2. Persoalan tingkat pengangguran dan kemiskinan yang masih cukup tinggi juga akan terus mewarnai tantangan perekonomian Kabupaten Rokan Hilir di tahun 2015. Persoalan ini dapat diretas dengan pemantapan kinerja dan stabilitas ekonomi makro sebagai prasyarat bagi kesinambungan pembangunan ekonomi agar dapat mengurangi tingkat pengaguran dan kemiskinan. Pemerintah daerah harus dapat membuat kebijakan yang merangsang tumbunhnya sektor ekonomi kemasyarakatan agar roda perekonomian terdistribusi kepada semua sektor perekonomian.
  3. Kateristik lahan yang unik membuat tingginya biaya pembangunan dan pengembangan lahan yang ada di kabupaten Rokan Hilir ini akan berdapak dengan ketersediaan infrastruktur yang kurang memadai, ini akan menjadi kendala bagi masuknya investasi, sehingga perlu menyediakan infrastruktur yang cukup dan berkualitas, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan.
  4. Perhatian pada perbaikan peraturan perundang-undangan yang ada terutama mengenai batas wilayah dimana masih ada beberpa wilayah kabupaten Rokan Hilir masih bersengketa dengan wilayah Kota Dumai dan provinsi tetangga, hal ini akan memberikan dampak pada pelayanan birokrasi untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif.
  5. Meningkatkan daya saing daerah, untuk mencapai peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang lebih tinggi. Ini dapat ditandai dengan pertumbuhan ekspor yang tinggi tidak saja sebagai penopang pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan juga untuk merangsang penciptaan lapangan kerja yang lebih luas dan bermutu;
  6. Meningkatkan partisipasi swasta melalui kemitraan antara pemerintah, masyarakat dan swasta (public-private partnership). Tantangan ini menjadi cukup penting karena terbatasnya sumber daya pemerintah dalam pembiayaan pembangunan, terutama terkait dengan efisiensi pembiayaan investasi dan penyediaan infrastruktur yang bervariasi dan berkualitas.

Sebagai pembangunan yang berkelanjutan yang di canangkan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2011-2016, dan berdasarkan kondisi capaian kinerja perekonomian daerah serta tantangan yang dihadapi dimasa mendatang, maka untuk mencapai visi yang telah ditetapkan untuk tahun ketiga dalam pembangunan ini diperlukan:

    • Pertumbuhan dan pengembangan ekonomi yang berkualitas dan pemerataan kesejahteraan masyarakat untuk mengurangi tingkat kemiskinan;
    • Inovasi Kebijakan dalam mengukit investasi dan ekspor pada komoditas non migas dan pertambangan, serta memperkuat daya saing industri lokal.
    • Infrastruktur dan penyediaan fasilitas pelayanan dan energi termasuk listrik yang menyebar dan merata dan berkualitas.
    • Produktivitas dan akses pada sumberdaya yang produktif.
 
Arsip »»
• 15/02/2018 Bupati Rohil Hadiri Kegiatan Sunat Massal di RSUD DR Pratomo Bagansiapiapi.....
• 15/02/2018 Resmi Cuti Jelang Pilgubri, Bupati Rohil Suyatno Kembalikan Aset Daerah.....
• 15/02/2018 Tim Visitasi Komite WKDS Kemenkes RI Tinjau RSUD DR Pratomo Bagansiapiapi.....
• 15/02/2018 BAZNAS Rohil Optimalkan Pengumpulan Zakat Melalui UPZ.....
• 15/02/2018 Wabub Rohil Hadiri Launching Calender Of Events Riau 2018 Di Jakarta.....
• 15/02/2018 LUAR BIASA!! CU Tunas Muda Turut Membantu Pemerintah Dan Masyarakat, Ini kata Bupati Suyatno.....
• 15/02/2018 Peserta Jamkesda Rohil Yang Terintegrasi Ke JKN-KIS Sebanyak 1762 Jiwa.....
• 12/02/2018 Pemkab Rohil Canangkan Pasar Tertib Ukur Tahun 2018.....
• 12/02/2018 RSUD DR Pratomo Bagansiapiapi Akan Adakan Sunat Massal.....
• 12/02/2018 Komunitas Tepak Sirih Rohil Bakal Gelar Hajatan Kenduri Puisi, Hadir Beragam Penyair dan Seniman.....
Arsip Lengkap »
 
     
Free backlink [Valid RSS]