Korban Diduga Dikeroyok dan Dianiaya hingga Tewas
Senin, 29 Juli 2013 | Dituliskan di kategori: Berita | Dibaca 1299 kali
Ditulis Oleh : Administrator
BAGANSIAPIAPI - Kepolisian Sektor Bangko, Ahad (28/7) menahan tiga tersangka pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban Ardi (19) warga Jalan Pusara, Bagan Hulu Kecamatan Bangko tewas.

Para tersangka yaitu Az (27), Ar (23) dan Dn (32) warga Jalan Pelabuhan Baru, Kelurahan Bagan Barat, Bangko.

Penganiayaan terjadi pada Sabtu (27/7) malam sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Pelabuhan Baru Kelurahan Bagan Barat. Ardi sedang mengendarai sepeda motor dengan temannya Fitria (18) warga Jalan Gerengel, Bagansiapi-api saat sedang melintas ketiga tersangka mengejek korban, mendapat perlakuan tersebut korban lantas menghindar dengan cara berusaha menjauh dari sepeda motor yang mengikutinya.

Kapolres Rohil AKBP Toni Hermawan R SIK melalui Kapolsek Bangko Kompol Hamrizal Nasution SSos didampingi Kanitreskrim Iptu Manapar Situmeang, Ahad (28/7) pada wartawan mengemukakan setelah berusaha menjauh tapi korban terus didekati oleh tersangka.

"Lalu sepeda motor korban ditendang dan mengenai stang yang dipegang korban, hal itu mengakibatkan sepeda motor korban terperosok ke dalam parit. Setelah terjatuh korban langsung dianiaya," kata Kapolsek.

Posisi korban sendiri terhimpit oleh sepeda motornya dalam keadaan demikian ia tidak dapat memberikan perlawanan berarti. Sang pacar lanjut Kapolsek berusaha memberikan bantuan namun tidak membuahkan hasil.

Teman korban yang sebelumnya bersama Fikki dan pacarnya yang saat kejadian berusah memberikan pertolongan juga dianiaya.

Puas melakukan pemukulan para tersangka langsung melarikan diri. Polisi yang menerima informasi langsung ke TKP dipimpin Kanitreskrim dan melakukan pengejaran.

Sementara korban dilarikan ke RSUD Pratomo guna mendapatkan perawatan. Pada Ahad (28/7) dini hari tersangka sudah dapat diamankan di tiga tempat berbeda.

"Saat ini tiga tersangka bersama barang bukti sudah diamankan petugas guna penyidikan lebih lanjut," kata Hamrizal Nasution.

Iptu Manapar menambahkan tersangka Ar ditangkap di Kepenghuluan Sungai Nyamuk kecamatan Sinaboi, sedangkan Az ditangkap di sebelah kantor pol Air di yang berdekatan dengan pelabuhan Oliong, ujung jalan Pelabuhan Baru, Bagansiapiapi sementara Dn ditangkap di rumahnya di jalan Pelabuhan Baru.

Menurutnya ketiga tersangka dikenakan pasal 170 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

"Tersangka kita tahan guna penyidikan lebih lanjut," paparnya. Ditanyai tentang motif tindakan penganiayaan yang terjadi, untuk sementara terang Manapar karena keinginan dari tersangka untuk mengamankan adanya orang yang berpacaran di tempat tersebut pada bulan puasa. "Kita masih selidiki," ujar Manapar lagi.

Korban yang pada malamnya tiba di RSUD sudah tidak dapat tertolong, menurut kepala RSUD Pratomo Bagansiapiapi Nina Elvita begitu sampai di RSUD kondisi korban sudah tidak bernyawa setelah itu jenazah dibawa ke kediaman keluarga.

Korban mendapat luka terutama pada bagian belakang kepala akibat terbentur drainase dan penganiayaan susulan yang diterimanya.

Sedangkan Fitri yang pingsan pada saat kejadian mengalami terkilir pada kaki. Pada drainase lokasi kejadian, terlihat jilbab yang dikenakan Fitria tergeletak di pinggiran jalan tersebut.

Ahad itu juga sekitar pukul 09.30 WIB Ardi dikebumikan di TPU Bagan Hulu. "Dia orangnya baik, dalam pergaulan sehari-hari," kata tetangga, Ulong. Ketika wartawan tiga di kediaman korban sekitar pukul 11.00 WIB seusai pemakaman di rumah korban ramai di datangi peziarah, yang menyampaikan belasungkawa.

Sementara ibu korban pingsan. Anggota DPRD Rohil Rasmali yang turut membezuk menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dihadapi oleh keluarga tersebut.

Sementara itu Fitria, dan dua teman almarhum lainnya memberikan keterangan di polsek Bangko pada siangnya. Abang Fitria, Iwan menuturkan dari cerita yang disampaikan Fitri bahwa pada saat melintas di jalan pelabuhan Baru tiba-tiba di datangi tiga sepeda motor lainnya dari arah belakang.

"Mereka lantas lari, tau-tau ditendang. Katanya dia tidak tahu apa masalahnya tiba-tiba ditendang," kata Iwan.

Menurut ayah Fitri, korban dan anaknya yang biasa disapa Fitri, merupakan teman lama yang baru berjumpa. Karena itu mereka pun berniat berjalan-jalan bersama.

Salah satu pelaku menurutnya dikenali Fitri, karena pernah bertemu orang itu ketika masih bekerja di salah satu cafe. "Katanya ada tiga sepeda motor, dan pelaku katanya enam orang," lanjut Kori.

Diamankannya tersangka hampir berujung dengan kericuhan, massa sempat beringas melihat tersangka yang sudah diamankan oleh polisi saat hendak di bawa ke ruang tahanan Mapolsek Bangko.







Sumber:Koran RiauPos tanggal 29 Juli 2013

[ Kembali ]
 
Arsip »»
• 16/06/2014 Advertorial Pemkab Rohil.....
• 16/06/2014 Laut dan Darat Sama Bagusnya.....
• 16/06/2014 Serahkan Kartu PNS Elektronik.....
• 16/06/2014 Hari Ini, CPNS 2013 diumumkan.....
• 16/06/2014 Bupati Minta PNS Disiplin.....
• 09/06/2014 Tinjau Arena MTQ.....
• 26/05/2014 Kepenghuluan Muktijaya, Proklim berstandar Nasional.....
• 21/05/2014 Kegiatan Bupati di Batuenam.....
• 21/05/2014 Diskes Sosialisasikan MERS.....
• 10/05/2014 Berkas Wabup Di Verifikasi.....
Arsip Lengkap »
 
     
Free backlink [Valid RSS]